Secara wajar, siapapun tentunya butuh adaptasi -kalau bukan pemaksaan diri- untuk menjalani kehidupan yang berbeda dengan kebiasaan sebelumnya. Hidup  27 jam sehari di dalam labirin satu hektar, hanya ada satu pintu masuk dan keluar. Sejak dari hari Senin berganti  Senin, lalu Senin lagi. Tapi ini adalah pilihan -lebih halusnya: bagian dari hidup- yang harus dilalui.  Bertemu dengan orang yang berbeda dengan aktivitas sebelumnya, teman-teman dan remeh temeh.

Ada kata-kata bijak yang cukup menghibur: ” Tali busur harus ditarik kuat kebelakang, agar anak panah melesat jauh dan kencang”

*semoga tali itu cukup kuat, dan tidak putus* ^_^