Thoracic Epidural Anesthesia (TEA) for IACA 2012

  • May 11, 2012 06:11

Black. Still a mainstay color this year. No other ideas yet. For 90x120cm area, i made it with 300 dpi on 18×26 cm canvas under CMYK color. Paper used: luster material, waterproof. Because of unavailable canvas textured lamination, so the lamination finished with matt plastic was chosen.  Wish I could present this poster well.

This tubing container is suitable for poster inside. Check for other equipment. Ready for IACA 20112.

Blok Pleksus Brakhiales

  • October 11, 2010 01:39

Beberapa blok dari inervasi Pleksus Brakhiales yang dapat dilakukan untuk prosedur tindakan di lengan atas diantaranya:

Blok Pleksus Interskalenus (Meier)
Subyek berbaring, menoleh ke kontralateral dan agak mengangkat kepala. Saat terlihat tepi lateral m.strenokleidomastoid tampak “interscalenus groove” diantara m.skalenus anterior dan medial. Insersi jarum setinggi “thyroid notch — yakni kira-kira dua sentimeter diatas tulang krikoid, pada tepi posterior m.sternokleidomastoid. Insersi menyusuri area interscalenus dengan arah kaudal & lateral, pada sudut 30 derajat terhadap kulit. Respon stimulus: m.deltoid dan m.biseps. Injeksi agen lokal saat respon stimulus adekuat tercapai pada 0,3 sampai 0,1 mA. Sebagai patokan, arah insersi yaitu sepertiga tengah klavikula. Arteri subklavia merupakan penanda tepi kaudal cekungan interskalenus. Ini dapat diidentifikasi dengan palpasi atau dengan bantuan Doppler Vaskuler.

Perbedaan dengan pendekatan klasik Winnie; lokasi tusukan yaitu pada 1-2 cm diatas tusukan Winnie. Arah tusukan pada teknik Meier kearah kaudal lateral, sedangkan pada teknik Winnie kearah medial dorsal kaudal. Dengan demikian lebih mudah mencapai pleksus. Pendekatan Meier juga cocok untuk penggunaan kateter kontinyu.

Blok Infraklavikular Vertikal (VIB) – Kilka, Geiger, Mehrkens
Subyek berbaring, tandai prosesus akromion ventralis dan jugular notch. Tarik garis lurus diantara keduanya, tandai pada pertengahannya. Insersi harus tepat dibawah klavikula, benar-benar pada bidang sagital kearah vertical. Pleksus dapat tercapai pada kedalaman 3 sentimeter, maksimal 5 senti! Respon stimulus berupa fleksi jari, diharapkan tetap tercapai pada 0,3 sampai 0,1 mA. Blok ini berisiko terjadinya pneumotoraks, sehingga pastikan untuk menghindari:

  • tusukan terlalu jauh ke medial,
  • melenceng dari bidang sagital,
  • menggunakan jarum >6cm.

Saat telunjuk menempel prosesus korakoid di sisi lateral dan klavikula disisi cranial, tepi medial telunjuk sebagai marker tempat injeksi. Teknik ini harus selalu menggunakan stimulator.
Teknik Raj, dimodifikasi oleh Borgeat.
Marker sama, pada pertengahan jugular notch dan ujung anterior prosesus akromion. Tusukan pada satu sentimeter dibawah klavikula. Tangan ipsilateral abduksi 90 derajat dan elevasi 30 derajat. Jarum mengarah ke lateral, pada sudut 45-60 derajat menuju titik paling proksimal dimana arteri aksilaris masih teraba pulsasinya. Risiko pneumotoraks lebih rendah karena arah jarum ke lateral

Ibu

  • July 1, 2010 14:57

Sudah setengah tahun lebih belum mengunjungi beliau. Setiap hari hanya berkutat di labirin hijau.
Semoga beliau senantiasa sehat, tegar dan bahagia.
Amiiin..

Tidak semua hati itu putih

  • June 30, 2010 22:00

Kutipan kalimat itu, meskipun tidak familiar tetapi sungguh menarik.

Ini tentang sikap. Apa yang kita lakukan sebaiknya dilakukan dengan sikap rendah hati, tidak dengan bercanda ataupun congkak. Karena tidak semua hati itu putih, mungkin ada beberapa diantaranya yang tidak suka dengan sikap kita yang kurang baik, sehingga secara hati nurani mereka tidak ikhlas dengan apa yang kita lakukan kemudian. Ini manusiawi. Sama halnya seperti saat kita merasa sakit hati karena sikap atau perlakuan orang lain, ada sebagian -meskipun kecil- perasaan kitab “tidak terima” kemudian muncul rasa dendam meskipun tidak kita inginkan terjadi.

Dengan berdoa kita tidak akan merasa rendah diri jika kita mungkin belum sepenuhnya mampu, dan tidak sombong saat kita dapat menjalaninya.