About admin

Posts by admin:

Tu7uh!

  • July 4, 2010 22:08

Karena bulan Juli bekerja di theatre 7, jadi kepikiran uniknya angka ini. Di labirin, banyak formula yang melibatkan angka 7.

Tidal Volume. Pada dewasa, berkisar antara 6-8ml per kgBB, jadi nilai tengahnya adalah 7.
EBV. Patokan pada dewasa adalah 70ml per kgBB, dikalikan 7 lalu ditambah nol. Tidak perlu menambah angka nol untuk mencari 10% EBV. Tentu saja tinggal mengalikan 2 untuk menentukan batasan 20% EBV-nya
Operatif  Fluid Requirements. Prosedur stress sedang, kebutuhan pada jam pertama adalah 14 ml per kgBB, terkesan memaksa tapi toh kelipatan 7 juga. :)

Cairan cairan

  • July 4, 2010 20:39

Terbukti benar pesan guru, cairan adalah komponen penting. Mungkin terkesan sederhana bagi yang tidak memperhatikan, akan tetapi dunia cairan ini sangat menentukan, meliputi: komposisi, jumlah, dan waktu pemberian. Sepanjang bulan Juni secara empiris kami mulai memberikan kristaloid dari awal, bahkan sebelum tombol stopwatch ditekan, sehingga cairan cenderung “lebih cukup” daripada kebutuhan pada saat jam berjalan. Terlebih lagi jika prosedur yang dilakukan tergolong mayor. Hal ini berdasarkan asumsi bahwa bleeding dapat terjadi pada menit keberapapun, sehingga pada saat bleeding tinggal “membayar” sisanya atau mulai menampilkan koloid. Dan hasilnya, kebanyakan hemodinamik cenderung stabil, tidak perlu berlari mengejar cairan menggunakan mediquick. Pada usia-usia menengah keatas,  secara umum tidak ada kejadian overhidrasi. Selama bulan Juni, Alhamdulillah tidak ada yang diantar naik ke ruang intensif. Semoga hari ke hari bermanfaat dengan proses yang baik.

Ibu

  • July 1, 2010 14:57

Sudah setengah tahun lebih belum mengunjungi beliau. Setiap hari hanya berkutat di labirin hijau.
Semoga beliau senantiasa sehat, tegar dan bahagia.
Amiiin..

Tidak semua hati itu putih

  • June 30, 2010 22:00

Kutipan kalimat itu, meskipun tidak familiar tetapi sungguh menarik.

Ini tentang sikap. Apa yang kita lakukan sebaiknya dilakukan dengan sikap rendah hati, tidak dengan bercanda ataupun congkak. Karena tidak semua hati itu putih, mungkin ada beberapa diantaranya yang tidak suka dengan sikap kita yang kurang baik, sehingga secara hati nurani mereka tidak ikhlas dengan apa yang kita lakukan kemudian. Ini manusiawi. Sama halnya seperti saat kita merasa sakit hati karena sikap atau perlakuan orang lain, ada sebagian -meskipun kecil- perasaan kitab “tidak terima” kemudian muncul rasa dendam meskipun tidak kita inginkan terjadi.

Dengan berdoa kita tidak akan merasa rendah diri jika kita mungkin belum sepenuhnya mampu, dan tidak sombong saat kita dapat menjalaninya.

ROG diatas meja.

  • June 20, 2010 16:24

Induksi GA bisa dianalogikan dengan menerbangkan armada. Setelah semua preflight check dan re-check oke, maka dimulai ROG.  Analgetik beronset cepat dan durasi singkat diberikan untuk memudahkan induksi, seperti hanlnya membersihkan runway dari kerikil besar dan alang-alang. Kemudian sedatif, ibarat gimbal throttle,  diberikan sesuai AUW hingga dirasa cukup adekuat sampai pesawat benar-benar tinggal landas. Setelah dipastikan tidak ada stall, lalu muscle relaxant masuk. Muscle relaxant ini tidak bisa disamakan dengan satu channel manapun di radio, tapi bila diibaratkan mirip kumpulan/mixing beberapa hal, yaitu: retracting landing gear & flap, sehingga pesawat akan lebih laju karena tanpa drag. Pada saat nanti pesawat dijadwalkan landing, landing gear harus benar-benar siap keluar dengan kokoh sebelum pesawat menyentuh runway.

Keseluruhan mesin anestesi ibarat sistem radio control. Mulai dari transmitter, receiver, crystal, servo, ESC, dan motornya. Corrugated adalah kabel-kabel, meskipun awet dan tanpa software tapi tetap harus patent. Dalam hal ini belum didapatkan analogi untuk bellows, kira-kira mirip apa. Karena pesawat yang ini bukan pesawat beneran, maka pemantauan kondisi penerbangan utama adalah melihat monitor. Loop, invert, stolten, dan lain-lain tidak bisa dilakukan, dan jangan sampai terjadi! Target utama adalah mengendalikan pesawat agar tetap dalam kondisi level sedangkan faktor penganggu selalu ada ,  baik dari luar maupun dalam. Sama seperti mempertahankan armada dari crosswind, downwind dan upwind mendadak. Sedangkan faktor internalpun ada, misalnya: Center of  Gravity (CG)-nya kurang pas, wing tidak simetris, setting rudder dan elevatornya kurang presisi dan sebagainya. Tapi justru disitulah kita belajar. Belajar mengusahakan agar pesawat tetap level dengan selalu menjaga gimbal.

Ada banyak pendapat yang berbeda mengenai kelayakan terbang, tapi secara umum bisa disimpulkan menjadi dua hal. Pendapat pertama mengatakan bahwa, jika pesawat tidak layak terbang lebih baik dibatalkan saja daripada jadi masalah. Sedangkan pendapat kedua menyatakan bahwa,  kita harus berani menerbangkan pesawat dengan kelainan-kelainan, karena jika tidak demikian kita akan menjadi pilot yang penakut dan tidak bisa menerbangkan pesawat rusak, bahkan belum tahu bahayanya pesawat rusak.